Sport   Islamic  

Kamis, 31 Mei 2012

inter road to indonesia

Inter Milan berhasil menggasak Timnas Indonesia Selection dengan skor 4-2. Gol Nerazzurri diciptakan oleh Filippe Coutinho dan Giampaolo Pazzini, masing-masing dengan dua gol. Sementara dua gol Timnas diciptakan Patrick Wanggai dan Yosua Pahabol.

Dalam pertandingan persahabatan ini, sejumlah pemain utama Inter langsung memperkuat babak pertama. Diantaranya adalah Kapten Javier Zanetti, Walter Samuel, Diego Millito dan Esteban Cambiasso. Sementara timnas diperkuat tiga pemain veterannya. Mereka adalah Bima Sakti, Eli Eiboy dan Kurniawan Dwi Yulianto. Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan melawan tim liga Indonesia seleksi, Inter berhasil menang 3-0. Ini merupakan lawatan satu-satunya Inter ke Asia setelah menutup musim Liga Italia.

Kamis, 24 Mei 2012

Spanyol vs Skotlandia: Perburuan Tiket Terakhir

elengkapnya Tentang : David Villa, Liga Spanyol,
 - Menyambangi Jose Rico Perez, Selasa (11/10), Skotlandia memikul tugas vital. Tiket terakhir putaran final Euro 2012 dari Grup I diperjuangkan. Poin tiga wajib dipetik dari tuan rumah Spanyol.
Spanyol tak lagi membutuhkan kemenangan. Posisi awak Vicente del Bosque sudah aman di Ukraina/Polandia sebagai jawara Grup I. Posisi runner-up menyisakan pertempuran Skotlandia dan Rep. Ceko yang terpaut satu poin.
Meski Spanyol tak dituntut meraih hasil sempurna, Skotlandia tak bisa berharap mendapat bantuan lolos kualifikasi dari La Furia Roja. Pasukan Del Bosque bertekad tempur maksimal hingga laga terakhir. Skotlandia bisa jadi korban Spanyol seperti Rep. Ceko, Jumat (7/10).
Entrenador Del Bosque kemungkinan melakukan tiga perubahan dalam skuadnya. Victor Valdes, Javi Martinez dan David Villa akan diturunkan lawan Skotlandia. Valdes turun menggantikan kiper Iker Casillas. Sementara Villa menggeser Fernando Torres.
Cederanya Raul Albiol berarti mengembalikan duet Carles Puyol dan Gerard Pique sebagai dua bek tengah Spanyol. Xabi Alonso akan diistirahatkan akibat tekel keras Tomas Hubschaman pada tulang keringnya.
Sementara itu, dari kubu Skotlandia, pelatih Craig Levein hanya akan mengandalkan lone striker Craig Mackail-Smith bila Kenny Miller belum pulih dari cedera paha. Posisi rawan juga membayangi gelandang Barry Bannan yang terkapar akibat masalah achilles lawan Liechtenstein, Sabtu (8/10).
PRAKIRAAN PEMAIN
SPANYOL (4-3-3)
Valdes; Ramos, Pique, Puyol, Arbeloa; Busquets, Xavi, Javi Martinez; Mata, Villa, Silva
SKOTLANDIA (4-5-1)
McGregor; Hutton, Caldwell, Berra, Bardsley; Naismith, Morrisson, Adam, Fletcher, Forrest; Mackail-Smith
(CS/08)

derby mIlANo

ILAN - Jika disuruh menyebut satu tim yang dibenci penggemar Juventus, jawabannya akan mengerucut pada Inter Milan. Namun untuk pertama kalinya, fans Juventus akan menjadi pendukung klub milik Massimo Moratti itu dalam 90 menit laga Serie A.
Dukungan itu akan diberikan ratusan juta Juventini ketika Inter Milan melakoni Derby Della Madonnina melawan AC Milan, Senin (7/5). Sebab hasil derby di kota Milan ini bisa menentukan siapa scudetto Serie A musim ini.
Bila Inter mampu menahan Milan sedangkan di saat yang sama Juventus mampu menang atas Cagliari, maka scudetto untuk pertama kalinya sejak skandal calciopoli kembali berlabuh ke kota Turin.
Jika hal itu terjadi, maka situasi menarik akan tercipta di sepak bola Italia. Inter Milan yang awalnya jadi penyebab kehancuran Juventus paska-Calciopoli, kini berpeluang jadi penyelamat si Nyonya Tua untuk kembali menjadi Raja Italia. Hal ini pun disadari oleh Massimo Moratti.
“Kami bisa menentukan siapakah scudetto musim ini. Saya mungkin tidak bisa untuk memilih siapa yang kami inginkan untuk menjadi scudetto. Juventus atau Milan? Saya kira tidak keduanya,” ujar Moratti.
Namun pengusaha minyak ini menegaskan tetap akan bermain untuk meraih kemenangan atas Milan demi memelihara mimpi tampil di Liga Champions. “Kami bermain demi kepentingan kami sendiri. Walau berat, peluang untuk merebut satu tiket Liga Champions tetap terbuka,” ujar Moratti.
Karena itu, Inter akan tetap bermain dengan kekuatan terbaiknya di derby Milan. Sosok Wesley Sneijder kembali akan jadi tumpuan utama pelatih Andrea Stamaccioni. Gelandang timnas Belanda itu perlahan mulai kembali ke permainan terbaiknya setelah pekan lalu mencetak gol ke gawang Parma.
Selain Sneijder, figur Diego Milito siap mengubur ambisi Milan untuk mempertahankan scudetto. Milito sendiri dikenal kerap menjadi mimpi buruk Milan, terbukti di pertemuan terakhirnya gol pemain Argentina ini mampu membuat Rosoneri tersungkur di San Siro.
Di pihak lain, Milan dalam motivasi tertingginya saat mengarungi derby Milan. Inilah salah satu derby Milan yang paling vital sepanjang sejarah Rosoneri. Gelandang Milan yang dipinjam dari Inter, Sulley Ali Muntari, berharap klub naungannya itu bisa memberi keberuntungan bagi Milan untuk meretas mimpi mengangkat trofi juara di akhir musim.
“Saya terus berdoa agar kami mampu meraih kemenangan di derby Milan demi scudetto,” kata Muntari. Performa Muntari yang terus mengkilap di tiap pekan pun menjadi asa Milan untuk mengejar selisih satu angka dari Juventus. Di Kamis lalu, gol Muntari membuat Milan membuka kembali harapan juara setelah di partai lain Juventus tertahan oleh Lecce.
“Kami harap Juventus kembali tersandung. Lebih dari itu kami harus berkonsentrasi terutama di laga melawan Inter,” ungkap pelatih AC Milan, Massimilano Allegri.
Di pihak lain, Juventus harap-harap cemas ketika bertandang ke Cagliari. Laga ini sendiri akan berlangsung di kota Trieste menyusul perbaikan pada stadion Cagliari, Sant Elia.
Laga Juventus sendiri yang sedianya akan berlangsung pada pukul 20.00 WIB dipindanh menjadi pukul 01.30 WIB agar bersamaan dengan duel Inter vs Milan. Juventus wajib menang di laga ini jika tidak ingin poisisinya disalip Milan di sepekan terakhir Liga Italia.

* 01 Mei 2012 | 13:40 Welbeck Cedera Usai Laga Derby Manchester

Kekalahan dari Manchester City, Selasa (30/4), jelas merugikan Manchester United. Apalagi, kerugian tersebut bisa bertambah dengan cederanya striker Danny Welbeck.
Saat beberapa menit baru masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti, Welbeck langsung diterjang tekel pemain Man. City, Nigel de Jong. Terjangan tersebut mengenai pergelangan kaki Welbeck.
Kejadian itu sendiri sempat membuat kedua manajer bersitegang di pinggir lapangan. Roberto Mancini menilai Welbeck melakukan diving, sementara Sir Alex Ferguson yang mendengar keluhan Mancini langsung mencak-mencak dan menganggap tindakan De Jong kelewat batas.
Pada akhirnya, Welbeck masih bisa tetap meneruskan laga sampai akhir. Namun, usai pertandingan, Welbeck dikabarkan harus meninggalkan Stadion Etihad dengan menggunakan pelindung pada sepatunya.
Alhasil, ini menjadi pukulan telak bagi Man. United yang sedang berjuang di sisa dua pertandingan musim ini. Bagi Welbeck, selain diragukan tampil bersama klub, dirinya juga mungkin saja bisa absen membela tim nasional Inggris di Piala Eropa 2012.

laga el clasico

Laga El Clasico antara Barcelona kontra Real Madrid berlangsung di Camp Nou, Minggu (22/4/2012) dinihari WIB.

Main di kandang Barcelona, Madrid mampu mendapat peluang untuk mencetak gol di menit ke-5. Sepak pojok Ozil disundul Ronaldo. Bola mengenai kepala Puyol dan meluncur ke kanan gawang. Namun Valdes masih bisa menepis bola tersebut.

Satu menit berselang, umpan pendek Pepe kepada Coentrao dipotong Dani Alves. Pemain Brasil itu masuk ke kotak penalti. Casillas dengan cepat mencegat usaha Alves dan memotong bola.

Menit ke-10, Madrid kembali mengancam. Tendangan jarak jauh Benzema masih bisa diredam Valdes. Madrid berhasil mencetak gol di menit ke-17. Adalah Sami Khedira yang memecah kebuntuan usai memanfaatkan kesalahan Puyol. Berawal dari sepak pojok Di Maria, bola disundul Pepe. Namun Valdes bisa menepisnya. Bola liar jatuh di kaki Puyol. Belum sempat membuang bola, Khedira menyambar bola tersebut.

Peluang emas diraih Barcelona di menit ke-27. Menerima umpan terobosan Messi, Xavi gagal mencetak gol meski sudah berhadapan dengan Casillas.

Menit ke-31, Ronaldo berhasil melewati Puyol dan melepaskan tendangan jarak jauh. Skor belum berubah karena tendangannya jauh dari sasaran.

Barcelona terus berupaya menembus pertahanan Madrid. Segala upaya terus mereka lakukan termasuk melakukan tendangan jarak jauh seperti yang diperagakan Thiago di menit ke-37. Namun arahnya masih melebar di kanan gawang Casillas.

Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Barcelona terus berusaha membongkar pertahanan Madrid. Peluang emas didapat di menit ke-54. Menerima umpan terobosan Thiago, Tello lolos dari kawalan Arbeloa dan melepaskan tendangan dari kotak penalti. Namun arahnya masih jauh melebar.

Barcelona terus mengurung pertahanan Madrid. Tendangan jarak jauh Xavi di menit ke-68 melebar tipis di kanan gawang Casillas.

Barcelona mampu mencetak gol penyeimbang di menit ke-71. Berawal dari tendangan keras Tello di dalam kotak penalti, Casillas mampu menepisnya. Bola jatuh ke kaki Adriano dan langsung melepaskan tendangan ke arah gawang. Bola jatuh di kaki Alexis yang langsung menyontek bola tersebut.

Madrid langsung membalas dua menit kemudian. Menerima umpan terobosan Ozil, Ronaldo dengan mudah mengelabui Valdes dan melepaskan tendangan ke gawang Barcelona.

Terus menekan, Barcelona tak mampu mencetak gol penyeimbang. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Dengan kemenangan ini, Madrid kian kokoh di puncak klasemen dengan 88 poin sedangkan Barcelona di peringkat kedua dengan 81 poin.

Susunan pemain:

Barcelona: Valdes; Alves, Mascherano, Puyol, Adriano (Pedro 74'); Xavi (Alexis 69'), Busquets, Thiago; Tello (Fabregas 81'), Messi, Iniesta.

Madrid: Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Khedira, Xabi Alonso; Ronaldo, Ozil (Callejon 89'), Di Maria (Granero 74'); Benzema (Higuain 93').

Sabtu, 19 Mei 2012

fakta - fakta unik final liga champion

Suasana Allianz Arena jelang final Liga Champions (REUTERS/Wolfgang Rattay)


Final Liga Champions antara Bayern Munich melawan Chelsea . Berikut ini adalah sejumlah data dan fakta menarik menjelang laga final yang akan berlangsung di Allianz Arena tersebut.

Bayern Munich menjadi tim pertama sejak AS Roma pada 1984 yang akan tampil di kandang sendiri pada laga final. Munich juga menjadi tim pertama yang memainkan final di kandang sendiri sejak era Liga Champions diperkenalkan musim 1992/1993.

Sejak Liga Champions dimainkan pada musim 1955/1956 (masih bernama European Cup), hanya ada tiga tim yang pernah bermain di kandang pada laga final. Munich menjadi tim keempat, setelah Real Madrid di Santiago Bernabeu musim 1956/1957, Inter Milan di San Siro pada 1964/1965 dan AS Roma di Olimpico pada 1983/1984. Madrid dan Inter sukses menang di final, Roma gagal setelah kalah dari Liverpool.

Ini adalah kali keempat kota Munich menjadi tuan rumah final Liga Champions setelah 1979, 1993 dan 1997. Ketiga final sebelumnya digelar di Olympiastadion, markas Munich sebelum menggunakan Allianz Arena pada 2005.

Tiga partai final sebelumnya di kota Munich, selalu menghasilkan juara baru di ajang Liga Champions: Nottingham Forest (1979), Olympique Marseille (1993) dan Borussia Dortmund (1997).

Chelsea merupakan tim Inggris ketujuh yang berhasil melangkah ke final Liga Champions dalam tujuh tahun terakhir. Namun, hanya ada satu tim Inggris yang juara dalam kurun waktu tersebut, yakni Manchester United yang mengalahkan Chelsea lewat tendangan penalti pada final 2008 di Moskow.

Kapten Munich, Philipp Lahm, merupakan ball boy ketika final Liga Champions terakhir dimainkan di kota Munich pada 1997. Ketika itu Dortmund sukses mengalahkan Juventus 3-1 di Olympiastadion.

Meski memainkan laga di Allianz Arena, Munich tidak berstatus sebagai tuan rumah. Munich pun hanya mendapat jatah tiket sama dengan Chelsea, 17.500 tiket. Sisanya dijual untuk umum.

Munich diizinkan oleh UEFA untuk menggunakan ruang ganti pemain yang biasa mereka gunakan di Allianz Arena. Masih ada dua ruang ganti pemain lain yang netral di stadion berkapasitas 69.901 tempat duduk tersebut.

fakta munchen

UEFA secara resmi menunjuk Pedro Proenca sebagai wasit yang memimpin Final Liga Champions 2011/2012 antara Bayern Muenchen versus Chelsea, Minggu (20/5/2012) dini hari WIB di Allianz Arena, Muenchen.
Direktur finansial asal Portugal ini akan dibantu oleh kompatriotnya, Bertino Miranda dan Ricardo Santos sebagai asisten. Ofisial keempat dipegang oleh Carlos Velasco asal Spanyol. Dua asisten wasit tambahan lainnya adalah Jorge Sousa dan Duarte Gomes. Sedangkan Tiago Trigo ditunjuk sebagai official ke-empat.
Pria 41 tahun ini memulai debut internasionalnya pada 2003. Sepanjang karirnya, Proenca telah memimpin lebih dari 65 pertandingan. Karirnya menanjak ketika memimpin final Piala Eropa U-19 pada 2004. Proenca juga pernah bertugas di dua pertandingan kualifikasi Euro 2008 dan tiga kali memimpin pertandingan di Piala Eropa U-21 2009.
Pria yang lahir di Lisabon ini akhirnya masuk ke jajaran wasit elit UEFA di awal musim 2009/2010. Proenca pernah bertugas dalam empat pertandingan babak penyisihan grup Liga Champions. Pada musim 2010/2011, Proenca memimpin lima pertandingan di Liga Champions, salah satunya adalah kemenangan Manchester United atas Schalke 04 di leg kedua semifinal.
Musim 2011/2012, Proenca telah memimpin lima pertandingan Liga Champions, salah satunya adalah pertandingan leg kedua antara Inter Milan versus Olympique Marseille pada babak 16 besar. Proenca juga bertugas pada dua pertandingan di Liga Europa, salah satunya adalah perempat final leg pertama antara Schalke 04 dan Athletic Bilbao.
Di kancah domestik, Proenca pernah memimpin dua partai final Piala Portugal, 2007 dan 2010. Proenca juga menjadi “aktor” di balik keberhasilan Porto meraih trofi Piala Super Portugal pada 2003 dan 2006.
Proenca punnya catatan cukup kejam jika memimpin suatu pertandingan. Dari 29 pertandingan yang dia pimpin musim 2011/2012 di semua kompetisi, Proenca selalu mengeluarkan kartu kuning. Total kartu kuning yang dilayangkan cukup mencengangkan, 169 kartu kuning! Berarti, Proenca rata-rata mengeluarkan lima sampai kartu kuning. Namun, Proenca sepertinya tidak terlalu galak dalam urusan kartu, selain kartu kuning.
Sepanjang musim ini, Pronenca baru mengeluarkan sembilan kartu kuning kedua dan empat kartu merah langsung. Uniknya, dari lima laga Liga Champions yang dia pimpin, Proenca baru memberikan dua tendangan penalti, yaitu saat Inter Milan melawan Olympique Marseille dan Viilareal versus Manchester City. Menariknya adalah baik Inter Milan maupun Manchester City, mereka berhasil menuai kemenangan.
Proenca punya catatan unik ketika memimpin suatu pertandingan yang melibatkan tim asal Jerman dengan tim asal Inggris, baik di Liga Champions, Liga Europa, maupun Piala Uefa. Lebih khusus lagi, Proenca sepertinya cukup sensitif pada Bayern Muenchen. Sepanjang karirnya di Liga Champions, Proenca telah dua kali memimpin pertandingan yang melibatkan Bayern Muenchen, Liga Champions 2009 dan 2010. Uniknya, Bayern Muenchen selalu kalah ketika pertandingannya dipimpin oleh Proenca, dari Girondins Bordeaux (2009) dan Inter Milan (2011).
Proenca sepertinya lebih berpihak kepada tim asal Inggris meskipun belum pernah memimpin pertandingan Chelsea. Manchester United, Liverpool, serta Newcastle United selalu meraih hasil positif ketika pertandingan mereka dipimpin oleh Proenca. Uniknya, baik Manchester United dan Newcastle United belum pernah kalah atas tim asal Jerman. Manchester United menang atas Schalke, Newcastle United seri lawan Eintracht Frankfurt.

final liga champion

Final Liga Champion 2011/2012 yang mempertemukan Bayern Munchen dan Chelsea dinihari nanti akan menjadi perhatian pecinta bola seluruh dunia. Diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri, Bayern digadang akan menelurkan sejarah baru.
begitu juga dengan The Blues yang diambil taipan Roman Abramovic selalu menargetkan supremasi tertinggi di Eropa ini untuk dibawa pulang ke London.
Jelang laga akbar dinihari nanti, berikut ini beberapa data dan fakta seputar Chelsea dan Bayern Munchen di Liga Champion :
-Bayern Munchen mengejar gelar Liga Champion kelima mereka untuk menyamai capaian Liverpool. Sedangkan Chelsea berjuang untuk trophi Champion pertama mereka sepanjang sejarah

-Bayern menang satu kali dan takluk dua kali dalam tiga final sebelumnya menghadapi klub asal Inggris. Mereka juga kalah dari Liverpool di ajang Piala Super UEFA 2001.

-Chelsea hanya tampil satu kali di final Liga Champions, di mana mereka ditumbangkan Manchester United melalui adu penalti dengan skor 6-5 usai waktu normal berakhir dengan skor 1-1.

-Ini adalah laga final Champion ke delapan bagi Bayern dengan empat kemenangan dan empat kekalahan. Terakhir mereka juara pada tahun 2001 setelah menyingkirkan Valencia melalui adu pinalti.

-Terakhir ketua tim bertemu di perempat final Liga Champion 04/05. Saat itu Chelsea yang dilatih Jose Mourinho menyisihkan Munchen yang dilatih Felix Magath dengan agregat 6-5.

-Bayern sudah 17 kali  menghadapi tim asal Inggris di Liga Champion. Hasilnya, tujuh kali menang, lima kali imbang dan lima kali kalah.

-Chelsea sudah 12 kali berhadapan dengan tim asal Jerman di Liga Champion. The Blues memenangkan enam pertandingan, empat kali kalah dan sisanya seri.

-Rasio kemenangan Chelsea di Liga Champion saat John Terry absen sebesar 57 persen. Lebih besar dibandingkan saat Terry bermain yang hanya 49 persen.

-Jika Bayern menang, Jupp Heynckes menjadi pelatih ke 19 yang memenangi Liga Chamipion dua kali. Sebelumnya, Heynckes memenanginya tahun 1998 saat membesut Real Madrid.

Munchen Vs Chelsea 4-5

dimenang kan oleh chelsea dengan adu pinalty, Go Chelsea !! :))